Sudi Jadi Teman?

Saturday, August 22, 2009

Home » » Life's Circle:The Worl Isn't Fair Enough Actually

Life's Circle:The Worl Isn't Fair Enough Actually

Saya jejalan pg pasar malam kat Tanjong Malim tadi. Punyala sesak sebab ada bazar ramadhan kat jalan on de way ke pekan. sempat gunting rambut dan membeli belah kat pasaraya Grand Union. Tengah tunggu kawan keluar dari pasaraya, saya terjumpa dengan seekor kucing:). Ya, subjek post kali ini tentang kucing..ape?...leceh ke saya cerita tentang kucing huhu...baca sampai habis dulu..

Kasihan sungguh kucing tu, dah tak bertuan dan merayau-rayau di kawasan yang dia tak tahu. Live on its own. Kalau dilanggar kereta, orang sekadar campak mayatnya ke tepi. Dia mengiau meminta makanan, orang akan berkata "syuhhh!..pergi engkau kucing kurap!". Orang berselisih kadang-kadang ditepis, disepak, dikasari, dimaki hamun dan dipandang dengan pandangan yang hina, jijik dan mengotorkan orang.

Saya berfikir sejenak, apa salah makhluk ini sampai macam ini nasibnya. Saya selalu mendengar, tuan kucing membuang kucing di pasar, pekan, tempat pembuangan sampah, kawasan perumahan dan sebagainya. Aduh kasihan sungguh dengan kucing tadi. Saya hanya mampu melihat apabila kucing itu cepat-cepat beredar meninggalkan saya. Hmm..takut saya pukul agaknya...simple je pertemuan saya dengan kucing tadi. Tetapi cukup untuk membuatkan saya berfikir, saya bersyukur dengan kehidupan saya. Kat bawah ni gambar yang saya sempat rakam tadi:


saya cepat-cepat kearah tong sampah untuk tangkap gambar kucing ni. takut dia lari, so dapatla view dari belakang. kasihannya melihat dia menguis mencari makanan. saya teraba-raba mencari makanan tapi saya tak beli sebelumnya.

Si kucing segera beredar menyedari kehadiran saya di belakang. Sangat berwaspada melihat saya disitu. puas saya memenggilnya, agaknya pernah dikasari orang. sebab tu langsung tak mendekati saya.

Kucing menghilangkan diri menyelamatkan diri yang terancam. Yang tinggal hanya kesibukan manusia-manusia yang kadangkala tak sedar akan kewujudan makhluk kecil yang teraniaya...(huhuhu...)

Beberapa minit kemudian, saya beredar meninggalkan pasar malam menuju ke kolej kediaman. Dimanala agaknya kucing tu sekarang...tidur, makan, selamatka dia, hmmm..dahla kereta banyak tadi..tuhan sahaja yang tahu.

P/S-Save The Animal, Save The World.

Peace.
Comments
0 Comments

0 Sahabat Berkata:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...